TIPS SEHAT PADA BULAN RAMADAN
Bulan Ramadan 1443 telah tiba, maka saat ini umat muslim di seluruh dunia sedang menjalani ibadah puasa. Puasa merupakan salah satu bentuk detoksivikasi bagi tubuh yang selama sebelas bulan digunakan terus untuk mencerna makanan. Selama menjalani puasa Ramadan, kesehatan harus selalu dijaga supaya ibadah bisa dilaksanakan secara khusyuk.
Walau pun biasanya terdapat beberapa gangguan kesehatan yang biasa dialami. Gangguan kesehatan ini biasanya
disebabkan oleh tubuh yang kekurangan serat, udara dan konsumsi gorengan yang
berlebihan.
Saat bulan puasa, pola makan akan berubah sehingga sangat
perlu untuk mengatur pola makan dengan baik agar tubuh tetap sehat dan mampu
melakukan aktivitas di siang hari. Cara mudahnya adalah menjalani gaya
hidup sehat. Agar bisa memantau saat perut kosong dan menjaga kesehatan,
ada 12 tips kesehatan untuk menjaga kesehatan selama puasa Ramadan, antara lain
sebagai berikut:
- Berbuka puasa dengan air putih dan mengonsumsi makanan manis
yang berasal dari buah-buahan, kurma dan sebagainya.
- Ketika berbuka dan sahur, hidangan minimal harus ada salah
satu jenis makanan yang berasal dari 4 kelompok makanan, antara lain (a) makanan
pokok (beras, jagung, roti, ubi, dan sebagainya), (2) lauk-pauk (kacang-kacangan, tempe, tahu, ikan,
ayam, susu dan hasil olahannya, dan sebagainya), (3) sayur (semua jenis sayur-sayuran), dan (4) buah (semua jenis buah-buahan). Dan
buah-buahan yang bisa dimakan setelah salat tarawih atau sebelum tidur.
- Kendala untuk tidak terlalu sering mengonsumsi makanan setiap
hari ketika berbuka dan sahur.
- Mengonsumsi makanan yang tinggi lemak setiap hari, baik
ketika berbuka puasa atau pun ketika sahur. Makanan yang mengandung banyak
lemak tidak sehat adalah makanan yang mengandung banyak lemak jahat, seperti
lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans. Jenis lemak ini terdapat pada
makanan seperti daging merah, kulit ayam, susu full cream, hingga makanan cepat saji atau makanan olahan seperti
kentang goreng, es krim, dan biskuit.
- Perbanyak mengonsumsi air putih 8-10 gelas dari berbuka sampai waktu sahur.
- Asap rokok memiliki dampak kesehatan untuk diri sendiri dan orang disekitar anda, hentikan kebiasaan buruk merokok sekarang juga. Bulan puasa bisa menjadi momen yang tepat untuk berhenti merokok, sehingga nantinya akan lebih mudah untuk meninggalkan perilaku tersebut.
- Lakukan aktivitas fisik yang mendukung. Bisa dengan
olahraga ringan.
- minimal mengonsumsi minuman beralkohol.
- Mengatasi stress dengan memperdalam ilmu agama dan memperbanyak ibadah.
- Jangan lupa untuk mengontrol tekanan darah dengan rutin bagi penderita hipertensi, kontrol gula darah secara teratur bagi orang-orang diabetes, dan kontrol secara rutin untuk penyakit tidak menular lainnya.
- Kenali tanda penyakit seperti, hipertensi, hipoglikemi dan gejala penyakit tidak menular lainnya. Kenali juga tanda-tanda kegawatdaruratan penyakit tidak menular yang mungkin terjadi.
- Ada juga menyediakan obat-obatan di rumah seperti untuk
Hipertensi, Diabetes, Asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) sesuai
jadwal minum obat selama bulan puasa.
Selamat berpuasa, semoga amal ibadah kita selama bulan Ramadan diridai Allah SWT. (*/kemkes)

Post a Comment